Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan berkomitmen untuk menjunjung tinggi standar etika publikasi, integritas akademik, dan tanggung jawab ilmiah. Jurnal ini menerapkan prinsip-prinsip etika dalam seluruh proses publikasi, mulai dari pengiriman naskah, seleksi editorial, proses telaah sejawat (peer review), pengambilan keputusan editorial, penerbitan, hingga koreksi atau pencabutan artikel apabila diperlukan.

Seluruh pihak yang terlibat dalam proses publikasi, termasuk penulis, editor, reviewer, dan penerbit, diharapkan menjunjung tinggi nilai kejujuran, objektivitas, transparansi, kerahasiaan, dan akuntabilitas sesuai dengan standar publikasi ilmiah internasional.

  1. Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab untuk memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya ilmiah asli yang belum pernah diterbitkan dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan pada jurnal lain.

Penulis wajib menyajikan hasil penelitian, argumentasi teologis, penafsiran biblika, kajian historis, maupun refleksi kependetaan secara akurat dan bertanggung jawab. Seluruh sumber, data, ide, kutipan, konsep teologis, dan referensi yang digunakan harus dicantumkan secara benar.

Penulis harus memastikan bahwa semua pihak yang tercantum sebagai penulis telah memberikan kontribusi akademik yang signifikan terhadap naskah. Segala bentuk plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi, publikasi ganda, dan praktik kepengarangan yang tidak etis tidak diperkenankan.

Untuk penelitian yang melibatkan jemaat, gereja, institusi pendidikan, pelayanan pastoral, wawancara, atau komunitas tertentu, penulis wajib menghormati privasi, kerahasiaan, martabat, dan persetujuan seluruh partisipan.

  1. Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab mengevaluasi naskah berdasarkan kualitas akademik, orisinalitas, relevansi dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, ketepatan metodologi, kontribusi ilmiah, serta kepatuhan terhadap etika publikasi.

Keputusan editorial harus dibuat secara objektif dan adil tanpa diskriminasi berdasarkan denominasi, gender, etnis, kebangsaan, afiliasi institusi, tradisi teologi, maupun keyakinan pribadi.

Editor wajib menjaga kerahasiaan seluruh informasi terkait naskah yang dikirimkan dan memastikan bahwa setiap naskah menjalani proses editorial serta peer review yang sesuai. Editor juga harus mencegah dan mengelola potensi konflik kepentingan selama proses publikasi.

  1. Tanggung Jawab Reviewer

Reviewer bertanggung jawab memberikan penilaian yang objektif, konstruktif, kritis, dan tepat waktu terhadap naskah yang ditelaah.

Reviewer menilai relevansi, orisinalitas, metodologi, argumentasi teologis, penggunaan sumber, kontribusi akademik, serta manfaat praktis naskah bagi pengembangan teologi dan pelayanan gereja.

Reviewer wajib memperlakukan setiap naskah sebagai dokumen rahasia dan tidak diperkenankan menggunakan informasi, data, maupun gagasan yang belum dipublikasikan untuk kepentingan pribadi atau akademik.

Reviewer harus segera menginformasikan editor apabila menemukan indikasi plagiarisme, publikasi ganda, kesalahan sitasi, pelanggaran etika, kelemahan metodologis, atau konflik kepentingan.

  1. Plagiarisme dan Orisinalitas

Setiap naskah yang dikirimkan ke Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan harus bebas dari plagiarisme dan menunjukkan orisinalitas dalam argumentasi, analisis, interpretasi, dan kontribusi akademik.

Jurnal dapat menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme untuk memeriksa tingkat kemiripan dan orisinalitas naskah. Naskah yang terbukti mengandung plagiarisme, publikasi ganda, manipulasi data, atau pelanggaran akademik lainnya akan ditolak.

Apabila pelanggaran etika ditemukan setelah artikel diterbitkan, jurnal berhak menerbitkan koreksi, menarik artikel, atau melakukan pencabutan (retraction) sesuai dengan kebijakan editorial.

  1. Konflik Kepentingan

Penulis, editor, dan reviewer wajib mengungkapkan setiap potensi konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas proses publikasi.

Konflik kepentingan dapat berupa hubungan pribadi, afiliasi institusi, persaingan akademik, kepentingan finansial, bias denominasi, atau kondisi lain yang berpotensi memengaruhi penilaian secara adil.

Pihak yang memiliki konflik kepentingan tidak diperkenankan terlibat dalam proses peninjauan maupun pengambilan keputusan terhadap naskah terkait.

  1. Standar Etika dalam Penelitian Teologi dan Kependetaan

Artikel yang membahas studi biblika, dogmatika Kristen, sejarah gereja, Pentakostalisme, pelayanan pastoral, kehidupan jemaat, maupun teologi praktika harus ditulis dengan tanggung jawab akademik dan penghormatan terhadap komunitas iman Kristen.

Penulis harus menghindari penyajian yang menyesatkan atau merugikan terhadap denominasi, gereja, institusi, individu, maupun komunitas tertentu.

Argumentasi teologis harus disampaikan secara akademik, kritis, konstruktif, dan tetap menghormati perbedaan pandangan guna mendukung dialog ilmiah yang sehat.

  1. Koreksi, Penarikan, dan Pencabutan Artikel

Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan berhak menerbitkan koreksi, menarik artikel, atau melakukan pencabutan (retraction) apabila ditemukan kesalahan serius, plagiarisme, publikasi ganda, manipulasi data, pelanggaran etika, atau bentuk pelanggaran akademik lainnya.

Seluruh proses koreksi dan pencabutan artikel akan dilakukan secara transparan sesuai dengan standar publikasi ilmiah yang berlaku.

  1. Tanggung Jawab Penerbit

Penerbit mendukung dewan editor dalam menjaga praktik publikasi yang etis dan melindungi integritas jurnal.

Penerbit tidak mencampuri keputusan editorial dan berkomitmen untuk memastikan bahwa Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan tetap menjadi wadah akademik yang kredibel bagi pengembangan studi teologi dan pelayanan kependetaan.