Proses Tinjauan Rekan Sejawat
Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan menerapkan proses peer review untuk memastikan bahwa setiap naskah yang diterbitkan memiliki kualitas akademik yang tinggi, orisinalitas, relevansi teologis, serta kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu teologi dan pelayanan kependetaan.
Setiap naskah yang dikirimkan akan melalui tahap seleksi awal oleh tim editorial. Pada tahap ini, editor menilai kesesuaian naskah dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, kelengkapan format penulisan, orisinalitas karya, serta kepatuhan terhadap pedoman penulis.
Naskah yang dinyatakan lolos seleksi awal akan dikirim kepada reviewer yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang kajian naskah. Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan menggunakan sistem Double-Blind Peer Review, di mana identitas penulis dan reviewer dirahasiakan selama proses penilaian guna menjaga objektivitas dan independensi evaluasi.
Reviewer akan mengevaluasi naskah berdasarkan aspek-aspek berikut:
- Kesesuaian dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.
- Orisinalitas dan kontribusi akademik terhadap pengembangan ilmu teologi dan kependetaan.
- Kejelasan rumusan masalah, tujuan penelitian, dan argumentasi teologis.
- Ketepatan metodologi penelitian atau pendekatan kajian yang digunakan.
- Kualitas analisis dalam bidang biblika, historika gereja, dogmatika Kristen, Pentakostalisme, maupun teologi praktika.
- Relevansi temuan atau gagasan bagi gereja, pelayanan kependetaan, masyarakat, dan dunia akademik.
- Ketepatan penggunaan sumber, sitasi, dan daftar pustaka.
- Struktur artikel, konsistensi penulisan, kualitas bahasa, dan penyajian akademik secara keseluruhan.
Berdasarkan hasil penilaian reviewer, editor dapat memberikan salah satu keputusan berikut:
- Diterima tanpa revisi (Accept Submission).
- Diterima dengan revisi minor (Minor Revisions Required).
- Diterima dengan revisi mayor (Major Revisions Required).
- Dikirim ulang untuk ditinjau kembali (Resubmit for Review).
- Ditolak (Reject Submission).
Penulis wajib melakukan revisi sesuai dengan komentar dan rekomendasi reviewer serta editor dalam batas waktu yang telah ditentukan. Naskah yang telah direvisi akan dievaluasi kembali oleh editor dan, apabila diperlukan, dikirim kembali kepada reviewer untuk penilaian lanjutan.
Keputusan akhir mengenai penerimaan atau penolakan naskah berada pada kewenangan Editor-in-Chief, dengan mempertimbangkan rekomendasi reviewer, kualitas revisi yang dilakukan penulis, kesesuaian dengan standar jurnal, serta kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu teologi dan pelayanan kependetaan.