STUDI KOMPARATIF ANTARA SOLA SCRIPTURA DENGAN PRIMA SCRIPTURA: IMPLIKASI BAGI HERMENEUTIK PENTAKOSTAL

  • Andra Dimas STT Bethel Indonesia, Jakarta
  • Natan Hiama Nainggolan STT Bethel Indonesia, Jakarta
  • Grazeline Caroline Bangun STT Bethel Indonesia, Jakarta
  • Gita Virginia P STT Bethel Indonesia, Jakarta
Keywords: Sola Scriptura, Prima Scriptura, Hermeneutik, Pentakostal

Abstract

Artikel ini membahas tentang konsep sola scriptura menurut Marthin Luther dan relevansinya bagi gereja di masa kini. Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana menanamkan sola scriptura tersebut pada pertumbuhan gereja pentakosta masa kini. Penulis menggunakan studi Pustaka dalam menggali informasi tentang ap aitu sola scriptura dan juga kaitannya denga gereja pentakosta dimasa kini. Semangat dalam Gerakan sola scriptura memberikan perubahan dalam kehidupan bergereja pada saat itu. Semua pengjaran, ataupun tradisi gereja dan juga Tindakan praktik yang dilakukan oleh setiap warga gereja harus diuji terlebih dahulu dibawah firman Tuhan. Di Tarik pada konteks masa kini, dalam menghadapi berbagai tantangan dalam gereja baik yangb terkait dalam kehidupan moral dan pengajaran maupun Tindakan-tindakan praktis, gereja harus Kembali kepada dasar dan prinsip firman Tuhan.  Dalam membangun kehidupan rohani yang baik, maka harus dimulai dari menafsirkan Alkitab dengan benar yang kemudian akan menjadi sebuah bangunan teologi, kemudian mempengaruhi konsep berpikir orang percaya dan Tindakan praktis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Revitalisasi sola scriptura dalam menyikapi era postmodern, 2019, Yukius Enisman Harefa, M.th.
Doktrin Sola Scriptura, 2002, Yohanes Adrie Hartop
Implikasi Alkitab dalam Formasi Rohani pada era reformasi gereja, Katarina & Putu Ayub Darmawan,
2019
Implementasi Prinsip Sola Scriptura teologi reformed, Iman Kristina Halawa, 2019
Published
2022-07-31
How to Cite
Andra Dimas, Natan Hiama Nainggolan, Grazeline Caroline Bangun, & Gita Virginia P. (2022). STUDI KOMPARATIF ANTARA SOLA SCRIPTURA DENGAN PRIMA SCRIPTURA: IMPLIKASI BAGI HERMENEUTIK PENTAKOSTAL. Matheo : Jurnal Teologi/Kependetaan, 12(1), 53-64. https://doi.org/10.47562/matheo.v12i1.265