PANDANGAN ETIKA KRISTEN TERHADAP IDENTITAS HOMOSEKSUAL

Penulis

  • Christopher Alexander STT Kharisma Bandung
  • Ferry Simanjuntak STT Kharisma Bandung

DOI:

https://doi.org/10.46933/DGS.vol6i170-88

Kata Kunci:

Etika Kristen, Homoseksualitas, Identitas Homoseksual, Gen Gay, Genetik

Abstrak

Persoalan mengenai homoseksualitas terus menjadi perdebatan di berbagai kalangan, baik dalam psikologi, biologi, maupun teologi. Berbagai argumen saling dilontarkan untuk mempertahankan pandangan masing-masing pihak pro dan kontra homoseksualitas. Terlebih lagi persoalan mengenai identitas homoseksual. Gay gene adalah senjata paling utama yang dilontarkan oleh pihak pro homoseksual untuk menjadi tembok pelindung bagi para kaum homoseksual. Pembenaran diri mengenai homoseksualitas pun turut didukung dengan cara menggunakan Alkitab sebagai pendukungnya. Dalam kesempatan kali ini, penulis mengangkat topik “Pandangan Etika Kristen Terhadap Identitas Homoseksual” untuk mencoba menolong setiap kaum homoseksual untuk menyadari bahwa mereka tidak pernah diciptakan dalam keadaan seperti itu. Dan Alkitab jelas mengatakan bahwa menjadi homoseksual adalah dosa (Roma 1:24-27). Allah tidak pernah menciptakan seseorang dengan orientasi seksual berupa homoseksual, terbukti dengan Allah menciptakan Adam dan Hawa sejak mulanya, yang berarti orientasi seksual yang dikehendaki Allah adalah berupa heteroseksual. Para kaum homoseksual kemudian harus mengakui dosanya di hadapan Allah, bertobat, dan meminta kasih karunia Allah untuk memampukan mereka keluar dari dosa homoseksualitas. Karena pengampunan dan kasih karunia Allah selalu tersedia bagi mereka yang mau merendahkan hatinya untuk datang kepada-Nya.

Kata Kunci: Etika Kristen; Homoseksualitas; Identitas Homoseksual; Gen Gay; Genetik

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Benyamin, P. I. (2020). Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak pada Masa Pandemi Covid-19. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 3(1), 13–24. https://doi.org/10.47167/kharis.v3i1.43

Christina, E. (2016). Pandangan Alkitab dan Medis Terhadap Perilaku LGBT. Jurnal Berea.

Gozan, M. (2016). Perilaku Homoseksual:Mencari Akar Rumput Pada Faktor Genetik. Nizham, 5(1), The study based on literatures on this article pre.

Gunawan, C. (2012). Dapatkah Perilaku Homoseksual Diterima? Jurnal Amanat Agung, 8(1), 85–115.

Hasnah, H., & Alang, S. (2019). Lesbian, Gay, Biseksual Dan Transgender (LGBT) Versus Kesehatan: Studi Etnografi. Jurnal Kesehatan, 12(1), 63–72. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v12i1.9219

Hidayah, F. (2019). Dinamika Orientasi Seksual pada Kaum Gay. Psikologia : Jurnal Psikologi, 2(2), 117. https://doi.org/10.21070/psikologia.v2i2.1549

Jatmiko, B. (2019). Hakekat Seksualitas Manusia : Perspektif Gereja Kristen Nazarene di Abad 21 terhadap Praktek LGBT. Sanctum Domine: Jurnal Teologi, 4(1), 29–39. https://doi.org/10.46495/sdjt.v4i1.15

Laimeheriwa, B. M. (2018). Variasi Dan Sindrome Kromosom. Https://Www.Researchgate.Net. https://doi.org/DOI: 10.13140/RG.2.2.35393.04964

Marisi, C. G. (2016). Perspektif Alkitabiah Terhadap Gerakan LGBT. Real Didache, 1(1), 109–122.

Mastuti, R. E., Winarno, R. D., & Hastuti, L. W. (2012). Pembentukan Identitas Orientasi Seksual Pada Remaja Gay. Prediksi, 1(2), 194. http://journal.unika.ac.id/index.php/pre/article/view/271

Mirzaqon, A. (2018). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori Dan Praktik Konseling Expressive Writing Library. Jurnal BK UNESA, 1, 1–8.

Misi, K., Dalam, K., Perjanjian, P., & Pakpahan, G. K. R. (2020). KARAKTERISTIK MISI KELUARGA DALAM PERSPEKTIF PERJANJIAN LAMA. Vox Dei, 1(1), 16–36.

Rahardjo, W. (2007). Sikap Akan Respon Terhadap Identitas Sosial Negatif Dan Pengungkapan Orientasi Seks Pada Gay. Jurnal Ilmiah Psikologi Gunadarma, 1(1), 90–96.

Saputra, B. E. (2016). Pengaruh Presuposisi Homoseksual Dalam Membaca Alkitab (Sebuah Studi Terhadap Penafsiran Kaum Revisionis Atas Roma 1:26-27). Jurnal Theologi Aletheia Vol. 18 No. 11 September 2016, 18(11), 88.

Singgih, E. G. (2020). Mendamaikan Kekristenan dan LGBT: Sebuah Upaya Hermeneutik Alkitab. Jurnal Ledalero, 19(1), 34–54.

Sipayung, T., & Sihombing, R. (2018). LGBT DARI SUDUT PANDANG TEOLOGI KRISTEN Tumini Sipayung Roma Sihombing. BISMAN INFO, 5(1), 335–344.

Syafitri, K., Auerkari, E., & Suhartono, W. (2013). Metode pemeriksaan jenis kelamin melalui analisis histologis dan DNA dalam identifikasi odontologi forensik (Sex determination using histological and DNA analysis in forensic odontology). Pdgi, 62(1), 11–16. http://staff.ui.ac.id/system/files/users/elza.ibrahim/publication/59-188-1-pb_ks_eia.pdf

Tolanda, Y., & Ronda, D. (2011). Tinjauan Etika Kristen Terhadap Homoseksualitas. Jurnal Jaffray, 9(1), 131–163. https://doi.org/10.25278/jj71.v9i1.88

Veritasia, M. . (2014). Pengungkapan Informasi Privat Tentang Identitas Seksual Seorang Gay Kepada Orang Lain. Commonline Departemen Komunikasi, 4(2), 273–286.

Unduhan

Diterbitkan

2021-02-28

Cara Mengutip

PANDANGAN ETIKA KRISTEN TERHADAP IDENTITAS HOMOSEKSUAL. (2021). Diegesis : Jurnal Teologi, 6(1), 70-88. https://doi.org/10.46933/DGS.vol6i170-88