PANDANGAN ETIKA KRISTEN TERHADAP IDENTITAS HOMOSEKSUAL
DOI:
https://doi.org/10.46933/DGS.vol6i170-88Kata Kunci:
Etika Kristen, Homoseksualitas, Identitas Homoseksual, Gen Gay, GenetikAbstrak
Persoalan mengenai homoseksualitas terus menjadi perdebatan di berbagai kalangan, baik dalam psikologi, biologi, maupun teologi. Berbagai argumen saling dilontarkan untuk mempertahankan pandangan masing-masing pihak pro dan kontra homoseksualitas. Terlebih lagi persoalan mengenai identitas homoseksual. Gay gene adalah senjata paling utama yang dilontarkan oleh pihak pro homoseksual untuk menjadi tembok pelindung bagi para kaum homoseksual. Pembenaran diri mengenai homoseksualitas pun turut didukung dengan cara menggunakan Alkitab sebagai pendukungnya. Dalam kesempatan kali ini, penulis mengangkat topik “Pandangan Etika Kristen Terhadap Identitas Homoseksual” untuk mencoba menolong setiap kaum homoseksual untuk menyadari bahwa mereka tidak pernah diciptakan dalam keadaan seperti itu. Dan Alkitab jelas mengatakan bahwa menjadi homoseksual adalah dosa (Roma 1:24-27). Allah tidak pernah menciptakan seseorang dengan orientasi seksual berupa homoseksual, terbukti dengan Allah menciptakan Adam dan Hawa sejak mulanya, yang berarti orientasi seksual yang dikehendaki Allah adalah berupa heteroseksual. Para kaum homoseksual kemudian harus mengakui dosanya di hadapan Allah, bertobat, dan meminta kasih karunia Allah untuk memampukan mereka keluar dari dosa homoseksualitas. Karena pengampunan dan kasih karunia Allah selalu tersedia bagi mereka yang mau merendahkan hatinya untuk datang kepada-Nya.
Kata Kunci: Etika Kristen; Homoseksualitas; Identitas Homoseksual; Gen Gay; Genetik
Unduhan
Referensi
Benyamin, P. I. (2020). Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak pada Masa Pandemi Covid-19. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 3(1), 13–24. https://doi.org/10.47167/kharis.v3i1.43
Christina, E. (2016). Pandangan Alkitab dan Medis Terhadap Perilaku LGBT. Jurnal Berea.
Gozan, M. (2016). Perilaku Homoseksual:Mencari Akar Rumput Pada Faktor Genetik. Nizham, 5(1), The study based on literatures on this article pre.
Gunawan, C. (2012). Dapatkah Perilaku Homoseksual Diterima? Jurnal Amanat Agung, 8(1), 85–115.
Hasnah, H., & Alang, S. (2019). Lesbian, Gay, Biseksual Dan Transgender (LGBT) Versus Kesehatan: Studi Etnografi. Jurnal Kesehatan, 12(1), 63–72. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v12i1.9219
Hidayah, F. (2019). Dinamika Orientasi Seksual pada Kaum Gay. Psikologia : Jurnal Psikologi, 2(2), 117. https://doi.org/10.21070/psikologia.v2i2.1549
Jatmiko, B. (2019). Hakekat Seksualitas Manusia : Perspektif Gereja Kristen Nazarene di Abad 21 terhadap Praktek LGBT. Sanctum Domine: Jurnal Teologi, 4(1), 29–39. https://doi.org/10.46495/sdjt.v4i1.15
Laimeheriwa, B. M. (2018). Variasi Dan Sindrome Kromosom. Https://Www.Researchgate.Net. https://doi.org/DOI: 10.13140/RG.2.2.35393.04964
Marisi, C. G. (2016). Perspektif Alkitabiah Terhadap Gerakan LGBT. Real Didache, 1(1), 109–122.
Mastuti, R. E., Winarno, R. D., & Hastuti, L. W. (2012). Pembentukan Identitas Orientasi Seksual Pada Remaja Gay. Prediksi, 1(2), 194. http://journal.unika.ac.id/index.php/pre/article/view/271
Mirzaqon, A. (2018). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori Dan Praktik Konseling Expressive Writing Library. Jurnal BK UNESA, 1, 1–8.
Misi, K., Dalam, K., Perjanjian, P., & Pakpahan, G. K. R. (2020). KARAKTERISTIK MISI KELUARGA DALAM PERSPEKTIF PERJANJIAN LAMA. Vox Dei, 1(1), 16–36.
Rahardjo, W. (2007). Sikap Akan Respon Terhadap Identitas Sosial Negatif Dan Pengungkapan Orientasi Seks Pada Gay. Jurnal Ilmiah Psikologi Gunadarma, 1(1), 90–96.
Saputra, B. E. (2016). Pengaruh Presuposisi Homoseksual Dalam Membaca Alkitab (Sebuah Studi Terhadap Penafsiran Kaum Revisionis Atas Roma 1:26-27). Jurnal Theologi Aletheia Vol. 18 No. 11 September 2016, 18(11), 88.
Singgih, E. G. (2020). Mendamaikan Kekristenan dan LGBT: Sebuah Upaya Hermeneutik Alkitab. Jurnal Ledalero, 19(1), 34–54.
Sipayung, T., & Sihombing, R. (2018). LGBT DARI SUDUT PANDANG TEOLOGI KRISTEN Tumini Sipayung Roma Sihombing. BISMAN INFO, 5(1), 335–344.
Syafitri, K., Auerkari, E., & Suhartono, W. (2013). Metode pemeriksaan jenis kelamin melalui analisis histologis dan DNA dalam identifikasi odontologi forensik (Sex determination using histological and DNA analysis in forensic odontology). Pdgi, 62(1), 11–16. http://staff.ui.ac.id/system/files/users/elza.ibrahim/publication/59-188-1-pb_ks_eia.pdf
Tolanda, Y., & Ronda, D. (2011). Tinjauan Etika Kristen Terhadap Homoseksualitas. Jurnal Jaffray, 9(1), 131–163. https://doi.org/10.25278/jj71.v9i1.88
Veritasia, M. . (2014). Pengungkapan Informasi Privat Tentang Identitas Seksual Seorang Gay Kepada Orang Lain. Commonline Departemen Komunikasi, 4(2), 273–286.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



