Kebijakan Pemeriksaan Plagiarisme
DIEGESIS: Jurnal Teologi berkomitmen untuk menjaga integritas akademik dan memastikan bahwa seluruh naskah yang diterbitkan bebas dari plagiarisme, duplikasi publikasi, serta berbagai bentuk pelanggaran etika akademik lainnya.
Setiap naskah yang dikirimkan akan melalui proses pemeriksaan plagiarisme sebelum memasuki tahap peer review. Tim editor dapat menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan seperti Turnitin, iThenticate, atau aplikasi sejenis untuk menilai tingkat orisinalitas naskah.
Naskah yang diajukan harus menunjukkan orisinalitas dalam gagasan, argumentasi, analisis, interpretasi, dan kontribusi akademik. Penulis wajib mencantumkan sitasi dan referensi secara benar untuk seluruh sumber yang digunakan, termasuk buku, artikel jurnal, sumber daring, interpretasi biblika, konsep teologis, maupun karya ilmiah lainnya.
Standar Pemeriksaan Kemiripan
DIEGESIS: Jurnal Teologi menerapkan batas toleransi kemiripan sebagai berikut:
• Tingkat kemiripan maksimal yang diperbolehkan adalah 20% (tidak termasuk daftar pustaka dan kutipan langsung yang sesuai standar akademik).
• Naskah dengan tingkat kemiripan yang masih dalam batas toleransi dapat dilanjutkan ke tahap review editorial dan peer review.
• Naskah dengan tingkat kemiripan sedang dapat dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan perbaikan dan pengurangan kemiripan.
• Naskah dengan tingkat kemiripan yang tinggi atau menunjukkan indikasi plagiarisme akan ditolak.
• Naskah yang mengandung salinan teks tanpa sitasi yang tepat tidak akan diproses lebih lanjut.
• Tindakan plagiarisme berulang atau praktik pengiriman naskah yang tidak etis dapat mengakibatkan penulis dibatasi atau dilarang melakukan pengiriman naskah ke jurnal ini pada masa mendatang.
Bentuk-Bentuk Plagiarisme
Plagiarisme meliputi, namun tidak terbatas pada:
- Menyalin teks dari sumber lain tanpa mencantumkan sitasi yang sesuai.
- Menggunakan ide, argumentasi, data, atau hasil penelitian pihak lain tanpa memberikan pengakuan yang layak.
- Melakukan parafrase yang terlalu dekat dengan sumber asli tanpa sitasi yang memadai.
- Mengirimkan naskah yang telah diterbitkan pada jurnal atau media publikasi lain.
- Menggunakan kembali sebagian besar karya sendiri yang telah dipublikasikan sebelumnya tanpa sitasi yang sesuai (self-plagiarism).
- Memanipulasi sitasi atau referensi untuk menyembunyikan tindakan plagiarisme.
Tanggung Jawab Penulis
Penulis bertanggung jawab untuk memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya asli dan telah mencantumkan seluruh referensi secara benar sebelum proses pengiriman.
Dengan mengirimkan naskah ke DIEGESIS: Jurnal Teologi, penulis menyatakan bahwa karya tersebut merupakan hasil karya sendiri, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan tidak sedang dalam proses penilaian pada jurnal lain.
Apabila plagiarisme atau pelanggaran etika akademik ditemukan setelah artikel diterbitkan, jurnal berhak menerbitkan koreksi, menarik artikel, atau melakukan pencabutan (retraction) sesuai dengan kebijakan etika publikasi yang berlaku.