INSTITUSI PENDIDIKAN KRISTEN SEBAGAI PILAR KEMERDEKAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.46933/DGS.vol9i2207-231Kata Kunci:
Educational Freedom, Equality of Access, Commercialization of Education, Christian Educational Institutions, Quality of Human ResourcesAbstrak
Educational freedom in Indonesia faces significant challenges, including commercialization of education, unequal access, low quality of human resources, corruption, and economic conditions that limit access to quality education. Christian educational institutions play an essential role in realizing equal access and quality of education for all levels of society, regardless of social or economic background. Despite policies such as free education and infrastructure improvements, inequality remains a significant obstacle that has yet to be fully resolved. Strengthening collaboration between the government, church, and society is needed to overcome these obstacles, including strengthening Christian educational institutions' capacity, developing alternative education, and providing more inclusive financial support. These steps are expected to create a fair and equitable educational environment, allowing everyone to access quality education as a foundation for more inclusive and sustainable national development.
Unduhan
Referensi
Ahmad Bahrudin. 2007. Pendidikan Alternatif Qaryah Thayyibah. Yogyakarta: Lkis Pelangi Aksara.
Angga, Angga, Yunus Abidin, dan Sofyan Iskandar. 2022. “Penerapan Pendidikan Karakter dengan Model Pembelajaran Berbasis Keterampilan Abad 21.” Jurnal Basicedu 6, no. 1: 1046–54.
Anwar Abidin, Achmad. 2017. “Manajemen Pembiayaan Pendidikan Tinggi dalam Upaya Peningkatan Mutu (Studi Kasus pada Perguruan Tinggi Swasta Menengah di Surabaya).” Jurnal Penjaminan Mutu 3, no. 1: 87–99. https://doi.org/10.25078/jpm.v3i1.95.
Benyamin, Priskila Issak, Ucok P Sinaga, dan Febie Yolla Gracia. 2021. “Penggunaan ‘Platform’ Digital Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Era Disrupsi.” REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 6, no. 1: 60–68.
Darmaningtyas, Ki. 2022. Pendidikan Rusak-Rusakan. Yogyakarta: Buku Bijak.
Effendy, Rustan. 2014. “Kesetaraan Gender dalam Pendidikan.” Al-Maiyyah 07, no. 2: 142–65.
Fellang, Iskandar. 2022. “Liberalisasi dan Komersialisasi Pendidikan” 3, no. April: 13–26.
Fironika K, Rida. 2015. “Pembiayaan Pendidikan di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 2, no. 1: 43–64.
Indriyani, Azizah, Muhammad Saefulloh, dan Slamet Bambang Riono. 2020. “Pengaruh Diklat Kependidikan dan Kesejahteraan Guru terhadap Kualitas Guru di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon.” Syntax Idea 2, no. 7: 176–93. https://doi.org/10.1016/j.fcr.2017.06.020.
Jadidah, Amatul; Mufarrohah. 2016. “Paradigma Pendidikan Alternatif: Majelis Taklim Sebagai Wadah Pendidikan Masyarakat.” JURNAL PUSAKA : Media Kajian Dan Pemikiran Islam 4, no. 1: 28–42. https://doi.org/https://doi.org/10.35897/ps.v4i1.48.
Junifrius Gultom. 2023. “Reward-Penalty System Sebagai Implementasi Pengembangan Profesionalisme dalam Lingkungan Kerja Kegerejaan.” Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Kristia Trikurnianto Pandu, Aminuyati, Thomy Astra Atmaja. 2022. “Analisis Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah Jenjang Sekolah Menengah Pertama di Desa Maju Karya Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau” 13, no. 2: 543–50.
Lasino, Lasino. 2024. “Pendidikan Agama Kristen Deliberatif sebagai Implementasi Pendidikan yang Membebaskan: Kajian tentang Student Centered Learning.” KURIOS (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 10, no. 1: 66–76.
Latif, Yudi. 2021. Pendidikan Yang Berkebudayaan Histori, Konsepsi, dan Aktualisasi Pendidikan Transformatif. Jakarta: Gramedia.
Marbun, Japarlin. 2016. “Peranan Gereja bagi Pendidikan Nasional.” Jurnal Pendidikan Agama Kristen I: 141–62.
Maulana, A. 2022. “Pancasila Sebagai Budaya Bangsa dalam Pendidikan Nasional,” 1–6.
Nuraini Purwandari dan Achmad. 2022. “Penerapan Technopreneur Dasar bagi Guru-Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Sekolah Dasar Tingkat Kecamatan Cikarang.” KALBISCIENTIA Jurnal Sains Dan Teknologi 9, no. 1: 28–33. https://doi.org/https://doi.org/10.53008/kalbiscientia.v9i1.216.
Pakpahan, Gernaida Krisna R., dan Frans Pantan. 2022. “Konstruksi Teologis Integritas Kristendi Era Masyarakat 5.0.” Jurnal Teologi Gracia Deo 5, no. 1: 174–82.
Pantan, Frans. 2016. “Metafisika Pendidikan Iman di Gereja.” Diegesis: Jurnal Teologi 1, no. 1.
———. 2023. “Chatgpt dan Artificial Intelligence: Kekacauan atau Kebangunan Bagi Pendidikan Agama Kristen di Era Postmodern.” Diegesis : Jurnal Teologi 8, no. 1: 108–20. https://doi.org/10.46933/dgs.vol8i1108-120.
Pantan, Frans, Hendrik Timadius, Gernaida K. R. Pakpahan, dan Heru Cahyono. 2021. “Prinsip Didaktik Pentakostal: Ekstraksi Teologis dan Pedagogis dari Paulo Freire.” Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 6, no. 2: 122–33. http://christianeducation.id/e-journal/index.php/regulafidei/article/view/120.
Riska Oktafiana, Fathiyani, Musdalifah. 2020. “Analisis Kebijakan Kesejahteraan Guru Terhadap Peningkatan Kualitas Pendidikan.” Jurnal Mappesona 3, no. 1: 26–31. https://doi.org/10.33474/basa.v3i1.19706.
Rustiawan, Hafid. 2021. “Komersialisai Pendidikan (Analisis Pembiayaan Pendidikan).” Keislaman, Kemasyarakatan dan Kebudayaan 16, no. 1: 44–63.
Safarah, Azizah Arifinna, and Udik Budi Wibowo. 2018. “Program Zonasi di Sekolah Dasar Sebagai Upaya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Indonesia.” Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan 21, no. 2: 206. https://doi.org/10.24252/lp.2018v21n2i6.
Sugiharto, Vebri. 2021. “Potensi Pendirian Bank Wakaf Mikro Sebagai Sarana Penguatan Ekonomi Umat Islam (Studi Kasus Pesantren di Kabupaten Mandailing Natal).” EKSYA: Jurnal Ekonomi Syariah 2, no. 1: 108–26. https://doi.org/https://jurnal.stain-madina.ac.id/index.php/eksya/article/view/854.
Sugiono, Sadrakh. 2008. “PAK Dan Penginjilan dalam Amanat Agung Yesus Kristus.” Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1: 1–16.
Suhartono, Tony, Junifrius Gultom, and Gede Widiada. 2023. “Menyatukan Integritas Pemimpin dan Kedewasaan Rohani: Studi tentang Internalisasi Buah Roh dalam Komunitas Gereja.” Matheo : Jurnal Teologi/Kependetaan 13, no. 1: 1–19.
Sumual, Ivonne Sandra, Anggi Maringan Hasiholan, Aldi Abdillah, Naftali Untung, and Amos Hosea. 2021. “Gagasan Teologi Konstruktif Asia Bagi Model Pendidikan Agama Kristen dalam Mengentaskan Isu Kemiskinan di Indonesia.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani 5, no. 2.
Wahyaningsih, Sri. 2018. Oase Pendidikan di Indonesia Kisah Inspiratif Para Pendidik. Jakarta: Tanoto Foundation.
Wijadno, Serian. 2018. Pengelolaan Perguruan Tinggi Secara Efisien, Efektif, dan Ekomonis Untuk Meningkatkan Mutu Penyelenggaraan Pendidikan Dan Mutu Lulusan. Jakarta: Salemba Empat.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




