Penyakit Dan Kelaparan: Telaah Perkataan Yesus Dalam Lukas 21:11 Dan Relevansinya Bagi Gereja Di Masa Pandemi Covid-19
DOI:
https://doi.org/10.46933/DGS.vol5i243-53Kata Kunci:
Penyakit, Kelaparan, Perkataan Yesus, Lukas 21:11, Gereja, Pandemi, Covid-19Abstrak
Tulisan ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang menjadikan bahan pustaka sebagai sumber data, untuk menelaah Perkataan Yesus dalam Lukas 21:11 tentang penyakit dan kelaparan dan menemmukan relevansinya bagi Gereja di Masa Pandemi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Kitab Injil Lukas 21:11 yang dieksposisi oleh penulis, didukung oleh sumber data sekunder yaitu dokumen-dokumen, buku-buku dan referensi yang relevan dengan permasalahan dalam penelitian ini, serta melihat kondisi terkini pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini memberikan saran bagaimana sikap yang harus diambil oleh Gereja di tengah-tengah pandemi Covid-19 : Pertama, gereja harus berbahagia karena memahami mengapa penyakit dan kelaparan “diizinkan” terjadi di negeri kita bahkan dunia. Kedua, gereja pada masa kini tidak menjadi terkejut, takut dan panik mengadapi penyakitan dan krisis ekonomi yang mengakibat kelaparan. Ketiga, masa sulit disikapi sebagai kesempatan untuk bersaksi. Keempat, gereja harus menguatkan umat-Nya bahwa barangsiapa tetap bertahan dalam iman kepada Mesias di tengah-tengah penderitaannya, ia akan memeroleh hidup yang sejati dan penuh, yaitu hidup kekal.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




