Kebijakan Pemeriksaan Plagiarisme
Pneumata: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berkomitmen untuk menjaga integritas akademik, orisinalitas, dan etika publikasi ilmiah. Oleh karena itu, setiap naskah yang dikirimkan akan melalui proses pemeriksaan plagiarisme sebelum memasuki tahap peer review maupun sebelum diterbitkan.
Jurnal ini hanya menerima naskah yang merupakan karya asli penulis dan belum pernah dipublikasikan atau sedang diproses pada jurnal lain. Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa seluruh sumber, kutipan, data, gambar, tabel, maupun gagasan yang berasal dari karya orang lain telah dicantumkan dan disitasi dengan benar sesuai standar akademik.
Untuk mendeteksi potensi plagiarisme, tim editorial dapat menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme seperti Turnitin, iThenticate, atau perangkat sejenis. Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh naskah yang masuk guna memastikan tingkat orisinalitas artikel.
Bentuk pelanggaran yang termasuk dalam kategori plagiarisme meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
- Menyalin sebagian atau seluruh karya orang lain tanpa mencantumkan sumber yang sesuai;
- Menggunakan ide, data, atau hasil penelitian orang lain tanpa memberikan atribusi yang tepat;
- Melakukan parafrase tanpa menyebutkan sumber asli;
- Self-plagiarism atau penggunaan kembali karya sendiri yang telah dipublikasikan tanpa keterangan yang memadai;
- Duplikasi publikasi atau pengiriman naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal.
Apabila ditemukan indikasi plagiarisme, editor berhak meminta klarifikasi, meminta perbaikan, menolak naskah, atau menarik artikel yang telah diterbitkan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang ditemukan.
Melalui kebijakan ini, Pneumata: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berupaya memastikan bahwa seluruh artikel yang diterbitkan memiliki kualitas akademik yang tinggi, orisinal, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.