PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAKEM UNTUK MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SMP KRISTEN PALANGKARAYA
Kata Kunci:
Medel Pembelajaran, PAKEM, Pendidikan Agama KristenAbstrak
Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui gambaran, pelaksanaan dan dampak penerapan model pembelajaran PAKEM untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP Kristen Palangka Raya di kelas VIII-I. Adapun penilitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa di kelas tersebut. Siswa/I tersebut beberapa kali di dalam pembelajaran diterapkan model pembelajaran PAKEM. Penilitian ini menggunakan metode penilitian tindakan kelas dan di dalamnya terdapat teknik pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, peneliti terlibat langsung dalam proses tindakan kelas yaitu sebagai guru yang mengajar dan menilai hasil belajar dalam pembelajaran PAK. Adapun sampel yang ditetapkan adalah siswa kelas VIII-I SMP Kristen Palangka Raya Kalimantan Tengah yang berjumlah 18 orang. Dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode Peneltian tindakan kelas, dilakukan dalam 2 siklus, pada masing-masing siklus dibagi menjadi empat tahapan yakni, perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan deskriptif komparatif yang selanjutnya dilanjutkan dengan menggunakan refleksi. Deskriptif komparatif dilakukan dengan membandingkan data kondisi awal, siklus I dan siklus II untuk melihat hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran PAKEM dalam proses belajar mengajar dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas VIII-I di SMP Kristen Palangka Raya Kalimantan Tengah. Terbukti persentase hasil belajar peserta didik yan dilakukan dengan tertulis mengalami peningkatan dari 77,61 pada kondisi awal menjadi 91,22 pada kondisi akhir, berarti meningkat 13,61. Presentase jumlah peserta didik yang tuntas belajar meningkat dari 22,22% menjadi 88,89%, berarti meningkat 66,67%.
Referensi
Amos Hosea. (2019). Karakteristik Pendidikan Iman dalam Pentakostalisme. Diegesis : Jurnal Teologi. https://doi.org/10.46933/dgs.vol4i251-57
Andrianti, S. (2018). Peran guru PAK sebagai fasilitator dalam pelaksanaan pembelajaran literasi. Fidei, 1(2).
Hosea, A., Kathryn, S., & Ibrani, A. J. (2019). Implementasi Model Ellaboration Likehood Untuk Memulai Kembali Ibadah Pemuda di Gereja Bethel Indonesia Ring Rudal. Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, I(1), 16–22.
Johni Hardori. (2008). Pola Asuh Orangtua Dalam Memperkenalkan Yesus Kristus Kepada Anak Batita. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 65–85.
Johni Hardori. (2014). The Lost of Pastoral Ministry. In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Reaffirming our Identity: Isu-isu Terpilih Menjawab Perubahan Sekaligus Mempertahankan Identitas (pp. 285–304). Bethel Press.
Novalis, D., Sumarno, Y., & Paruntung, J. P. (2019). Penerapan Strategi Pembelajaran Kontekstual Dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar Pak. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 10(1), 27–39.
Pantan, F. (2007). Kompilasi Bahan Ajar Christian Leadership. STT Bethel Indonesia.
Pantan, F. (2008). Keterampilan Guru Dalam Mengajar Pendidikan Agama Kristen. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1).
Pantan, F. (2016a). Metafisika Pendidikan Iman di Gereja. Diegesis: Jurnal Teologi, 1(1).
Pantan, F. (2016b). Pendidikan Sebagai Tanggungjawab Gereja. In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Bergereja dalam Bingkai Kebangsaan (1st ed., p. 24). STT Bethel Indonesia.
Pantan, F., & Natalia, E. S. K. (2012). Pengaruh Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen Bagi Anak Usia 7-12 Tahun Terhadap Perilaku Disiplin Anak di Sekolah Minggu. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 10(1), 1–20.
Sahartian, S. (2019). Pemahaman Guru Pendidikan Agama Kristen Tentang II Timotius 3:10 terhadap Peningkatan Kecerdasan Spiritual Anak Didik. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(2), 146–172. https://doi.org/10.34081/270040
Setyobekti, A. B. (2014). Mengafirmasi Kembali Nilai-nilai Pengajaran Gereja Bethel Indonesia. In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Reaffirming our Identity: Isu-isu Terpilih Menjawab Perubahan Sekaligus Mempertahankan Identitas. Bethel Press.
Sugiono, S. (2008). PAK Dan Penginjilan Dalam Amanat Agung Yesus Kristus. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 1–16.
Sugiono, S. (2014). Kualitas Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK). In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Reaffirming our Identity: Isu-isu Terpilih Menjawab Perubahan Sekaligus Mempertahankan Identitas (pp. 167–186). Bethel Press.
Sumarno, Y. (2012). Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 4(1), 123–145.
Sumual, I. S., Pradipta, D. A., & Simanungkalit, T. P. (2019). Pembinaan dan Pendalaman Alkitab Dasar Bagi Kedewasaan Iman di Pemuda Gereja Bethel Indonesia Abraham, Manado. Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, I(1), 8–15.
Telaumbanua, A. (2018). Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Siswa. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(2). https://doi.org/10.34081/fidei.v1i2.9
Wariki, V., Muryati, & Poli, K. D. (2019). Implementasi Pengajaran yang Berorientasi kepada Kehidupan Kristen Sejati Untuk Meningkatkan Motivasi Beribadah Youth GBI Eben Heazer. Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, I(1), 1–12.
Wiryohadi, W. (2014). Gereja Berbasis Visi dan Misi Kerajaan Allah. In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Reaffirming our Identity (1st ed., p. 261). STT Bethel Indonesia.