EDUKASI MENGENAI PERGAULAN REMAJA KRISTEN DI SMA NEGERI 4 AMBON

Penulis

  • Purim STT Bethel Indonesia, Jakarta
  • Vanny Paendong STT Bethel Indonesia, Jakarta
  • Cindy Alisya Silooy STT Bethel Indonesia, Jakarta

Kata Kunci:

Guru, Pendidikan Agama Kristen, Pergaulan Remaja, Pembelajaran

Abstrak

Kenakalan remaja merupakan masalah yang harus diberikan perhatian serius oleh seluruh pihak, termasuk pendidikan agama Kristen. Apabila dibiarkan, maka anak remaja akan terjerumus kepada kenakalan yang merusak masa depan mereka, seperti hamil diluar nikah, fanatisme, dan kemabukan atau pesta pora. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi secara mendalam agar remaja Kristen tidak terjerumus dalam kenakalan remaja itu. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ingin mengedukasi remaja untuk tidak terjerumus dalam kenakalan remaja dan mengetahui seberapa besar pengaruh pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen Keluarga terhadap perilaku berpacaran siswa-siswi di SMA Negeri 4 Ambon melalui pelaksanaan PAK Keluarga di rumah. Pengabdian ini bukan hanya sekedar menerapkan saja namun juga menghasilkan pemahaman yang baik dan benar mengenai perilaku yang harus diterapkan dalam berpacaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif untuk menganalisa data dengan pengambilan atau sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik probality sampling populasi dalam penelitian ini adalah peserta, maka dapat disimpulkan dari penerapan Pendidikan agama Kristen terhadap perilaku pacarana sebesar 92,6% berarti hasil ini menunjukan adanya pengaruh yang sangat tinggi, dimana keluarga dapat menanggulangi gaya berpacaran yang menyimpang.

Referensi

Amos Hosea. (2019). Karakteristik Pendidikan Iman dalam Pentakostalisme. Diegesis : Jurnal Teologi. https://doi.org/10.46933/dgs.vol4i251-57

Christi, A. M. (2012a). Jesus As the Healer. In Pemikiran Teolog Gereja Bethel Indonesia tentang Teologi Pentakosta (pp. 249–267). STT Bethel Indonesia.

Christi, A. M. (2012b). Pengudusan Orang Percaya. In Pemikiran Teolog Gereja Bethel Indonesia tentang Teologi Pentakosta (pp. 151–171). STT Bethel Indonesia.

Gunarsa, S. (2004). Psikologi Untuk Muda-Mudi. PT BPK Gunung Mulia.

Harianto. (2012). Pendidikan Agama Kristen (dalam Alkitab dan Dunia Pendidikan Masa Kini). ANDI.

Hastuti, R. (2013). Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga Sebagai Pusat Bermisi. Jurnal Antusias, 2(4), 23–68.

Homringhausen, E.G. and I.H, E. (2014). Pendidikan Agama Kristen. BPK Gunung Mulia.

Hosea, A., Kathryn, S., & Ibrani, A. J. (2019). Implementasi Model Ellaboration Likehood Untuk Memulai Kembali Ibadah Pemuda di Gereja Bethel Indonesia Ring Rudal. Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, I(1), 16–22.

Irawati, E., & Susetyo, W. (2017). Implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Di Blitar. Jurnal Supremasi, 7(1), 3. https://doi.org/10.35457/supremasi.v7i1.374

Marbun, P. (2008). Kompetensi Pendidik Dalam Gereja. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 27–42.

Marbun, P. (2104). Gereja Sebagai Pusat Pendidikan Jemaat. In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Reaffirming our Identity: Isu-isu Terpilih Menjawab Perubahan Sekaligus Mempertahankan Identitas. Bethel Press.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta.

Nugroho, Y., Cahyono, H., Sirait, J. E., & Tapiheru, G. (2019). Strategi Pembinaan Warga Gereja bagi Pemuda di GBI Eben Heazer. Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan, 9(2), 55–70. http://sttbi.ac.id/journal/index.php/matheo/article/view/187

Nuhamara, D. (2007). Pembimbing Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Info Media.

Pakpahan, G. K. R. (2015). Diberi Kuasa untuk Berdoa dengan Penuh Otoritas. In J. Gultom (Ed.), Empowered to Serve. Bethel Press.

Pantan, F. (2016). Metafisika Pendidikan Iman di Gereja. Diegesis: Jurnal Teologi, 1(1).

Pantan, F. (2017). Ontologi Pendidikan iman Kristen. In J. Gultom (Ed.), Education for Change. Bethel Press.

Setyobekti, A. B. (2017). Pondasi Iman. Bethel Press.

Sugiono, S. (2014). Kualitas Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK). In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Reaffirming our Identity: Isu-isu Terpilih Menjawab Perubahan Sekaligus Mempertahankan Identitas (pp. 167–186). Bethel Press.

Sumarno, Y. (2008). Kecerdasan Emosional dan Kemampuan Berinteraksi Dengan Lingkungan. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 87–105.

Sumarno, Y., & Octaviani, R. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Motivasi Belajar. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 10(1–10).

Sumarno, Y., & Siska, R. (2009). Kasih Sayang Orangtua Mempengaruhi Pertumbuhan Remaja. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 40.

Sumual, I. S., Pradipta, D. A., & Simanungkalit, T. P. (2019). Pembinaan dan Pendalaman Alkitab Dasar Bagi Kedewasaan Iman di Pemuda Gereja Bethel Indonesia Abraham, Manado. Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, I(1), 8–15.

Untung, N., Wariki, V., Merari, D. B., Budi, A., & Sugiono, S. (2019). Kepemimpinan Karismatik dalam Meningkatkan Iman Kaum Muda di Gereja Bethel Indonesia Kota Jambi. MATHEO: Jurnal Teologi/Kependetaan, 9(1), 8.

Unduhan

Diterbitkan

2019-11-30

Cara Mengutip

EDUKASI MENGENAI PERGAULAN REMAJA KRISTEN DI SMA NEGERI 4 AMBON. (2019). Pneumata Jurnal Magister Teologi STTBI, 1(2), 80-85. https://sttbi.ac.id/journal/index.php/pneumata/article/view/218