PENGEMBANGAN NILAI RELIGIUS SISWA MELALUI MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SMA SAMARIA KUDUS

Penulis

  • Johni Hardori STT Bethel Indonesia, Jakarta
  • Aser Lasfeto STT Bethel Indonesia, Jakarta
  • Jefri Agus Nababan STT Bethel Indonesia, Jakarta

Kata Kunci:

Nilai Religius, Management Pembelajaran, Pendidikan Agama Kristen, SMA Samaria Kudus, Buah Roh

Abstrak

Internalisasi nilai religius merupakan tujuan dari pendidikan agama Kristen. Oleh karena itu, diperlukan manajemen pendidikan yang baik agar tujuan itu tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan manajemen pembelajaran agar terjadi peningkatan nilai religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pelaksanaan menggunakan siklus dalam penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara: observasi (pengamatan), Interview (wawancara), kuisioner (angket), dokumentasi dan gabungan keempatnya. Dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas Xll SMA Samaria Kudus, Jakarta Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen pembelajaran yang baik dapat meningkatkan pemahaman dan praktik nilai religius Kristen. Hasil ini didapatkan dari hasil wawancara dan kuisoner yang disebarkan kepada siswa dan orang tua siswa.

Referensi

Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik. Gava Media.

Dwi, N., Sadrakh, D., & Lasfeto, A. (2019). Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Mengatasi Perilaku Belajar Bermasalah Siswa Kelas X Di Sekolah Menengah Atas Efata Tangerang Serpong. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 10(2), 40–49.

Groome, T. H. (2010). Christian Religious Education. BPK Gunung Mulia.

Hosea, A., Kathryn, S., & Ibrani, A. J. (2019). Implementasi Model Ellaboration Likehood Untuk Memulai Kembali Ibadah Pemuda di Gereja Bethel Indonesia Ring Rudal. Pneumata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, I(1), 16–22.

Johni Hardori. (2008). Pola Asuh Orangtua Dalam Memperkenalkan Yesus Kristus Kepada Anak Batita. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 65–85.

Kemendikbud. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring Edisi Kelima. Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa.

Kurniasih, I., & Sani, B. (2014). Implementasi Kurikulum 2013 Konsep dan Penerapan. Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Pakpahan, G. K. R. (2014). Perempuan dan Kerajaan Allah. In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Reaffirming our Identity: Isu-isu Terpilih Menjawab Perubahan Sekaligus Mempertahankan Identitas. Bethel Press.

Pantan, F. (2016). Metafisika Pendidikan Iman di Gereja. Diegesis: Jurnal Teologi, 1(1).

Setyobekti, A. B. (2014). Mengafirmasi Kembali Nilai-nilai Pengajaran Gereja Bethel Indonesia. In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Reaffirming our Identity: Isu-isu Terpilih Menjawab Perubahan Sekaligus Mempertahankan Identitas. Bethel Press.

Setyobekti, A. B. (2017). Pondasi Iman. Bethel Press.

Sugiono, S. (2008). PAK Dan Penginjilan Dalam Amanat Agung Yesus Kristus. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 1–16.

Sugiono, S. (2014). Kualitas Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK). In J. Gultom & F. Pantan (Eds.), Reaffirming our Identity: Isu-isu Terpilih Menjawab Perubahan Sekaligus Mempertahankan Identitas (pp. 167–186). Bethel Press.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kombinasi. Alfabeta.

Sumarno, Y. (2008). Kecerdasan Emosional dan Kemampuan Berinteraksi Dengan Lingkungan. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 87–105.

Sumarno, Y. (2009). Kasih Sayang Orangtua Mempengaruhi Pertumbuhan Remaja. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 29–40.

Sumarno, Y. (2012). Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Edukasi: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 4(1), 123–145.

Sumual, I. S. (2016). Potret Perempuan

Unduhan

Diterbitkan

2019-11-30

Cara Mengutip

PENGEMBANGAN NILAI RELIGIUS SISWA MELALUI MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI SMA SAMARIA KUDUS. (2019). Pneumata Jurnal Magister Teologi STTBI, 1(2), 49-55. https://sttbi.ac.id/journal/index.php/pneumata/article/view/213