Etika Publikasi
DIEGESIS: Jurnal Teologi berkomitmen untuk menjaga standar tinggi dalam etika publikasi, integritas akademik, dan tanggung jawab ilmiah. Pernyataan ini berlaku bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses publikasi, termasuk penulis, editor, reviewer, dan penerbit.
Jurnal ini mengharapkan setiap naskah yang dikirimkan menjunjung tinggi prinsip orisinalitas, kejujuran, objektivitas, transparansi, kerahasiaan, dan akuntabilitas dalam penelitian dan penulisan ilmiah di bidang teologi.
- Tanggung Jawab Penulis
Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya ilmiah asli, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, dan tidak sedang dalam proses penilaian di jurnal lain.
Penulis harus menyajikan argumentasi teologis, interpretasi Alkitab, analisis historis, refleksi doktrinal, maupun kajian pelayanan secara akurat dan bertanggung jawab. Semua sumber, kutipan, gagasan, data, dan referensi yang digunakan harus dicantumkan dengan benar sesuai kaidah akademik.
Penulis wajib menghindari plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, publikasi ganda, sitasi yang tidak tepat, serta praktik kepenulisan yang tidak etis.
Untuk penelitian yang melibatkan wawancara, gereja, komunitas pelayanan, institusi teologi, atau partisipan manusia, penulis harus menghormati persetujuan partisipan, menjaga kerahasiaan, martabat, dan kesejahteraan semua pihak yang terlibat.
- Tanggung Jawab Editor
Editor bertanggung jawab mengevaluasi naskah berdasarkan kualitas akademik, orisinalitas, relevansi dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, ketepatan metodologi, kontribusi teologis, serta kepatuhan terhadap standar etika.
Keputusan editorial harus dibuat secara objektif dan adil tanpa diskriminasi berdasarkan denominasi, gender, etnis, kebangsaan, afiliasi institusi, tradisi teologis, maupun latar belakang pribadi.
Editor wajib memastikan setiap naskah melalui proses penyaringan editorial dan penelaahan sejawat (peer review) yang memadai. Editor juga bertanggung jawab menjaga kerahasiaan naskah serta mencegah konflik kepentingan selama proses editorial.
- Tanggung Jawab Reviewer
Reviewer bertanggung jawab memberikan penilaian yang objektif, konstruktif, kritis, dan tepat waktu terhadap naskah yang ditugaskan.
Reviewer menilai relevansi, orisinalitas, kejelasan, metodologi, argumentasi teologis, penggunaan sumber, kontribusi akademik, serta manfaat artikel bagi gereja, pelayanan, dan masyarakat.
Reviewer wajib memperlakukan seluruh naskah sebagai dokumen rahasia dan tidak diperkenankan menggunakan data, ide, maupun materi yang belum dipublikasikan untuk kepentingan pribadi atau akademik.
Reviewer harus segera memberitahukan editor apabila menemukan indikasi plagiarisme, publikasi ganda, sitasi yang tidak akurat, pelanggaran etika, kelemahan metodologis, atau konflik kepentingan.
- Plagiarisme dan Orisinalitas
Seluruh naskah yang dikirimkan ke DIEGESIS: Jurnal Teologi harus bebas dari plagiarisme dan menunjukkan kontribusi ilmiah yang orisinal dalam argumentasi, analisis, interpretasi, maupun pengembangan kajian teologi.
Jurnal dapat menggunakan perangkat pendeteksi plagiarisme untuk memeriksa tingkat kemiripan naskah. Naskah yang terbukti mengandung plagiarisme, sitasi yang tidak tepat, publikasi ganda, manipulasi data, atau bentuk pelanggaran akademik lainnya akan ditolak.
Apabila pelanggaran etika ditemukan setelah artikel diterbitkan, jurnal berhak menerbitkan koreksi, pencabutan, atau penarikan artikel sesuai dengan kebijakan editorial.
- Konflik Kepentingan
Penulis, editor, dan reviewer wajib mengungkapkan setiap potensi konflik kepentingan yang dapat memengaruhi proses publikasi.
Konflik kepentingan dapat berupa hubungan pribadi, afiliasi institusi, persaingan akademik, kepentingan finansial, bias denominasi, atau kondisi lain yang dapat memengaruhi objektivitas dan keadilan.
Pihak yang memiliki konflik kepentingan tidak diperkenankan terlibat dalam proses peninjauan maupun pengambilan keputusan editorial terhadap naskah terkait.
- Standar Etika dalam Penelitian Teologi
Artikel yang membahas studi biblika, doktrin Kristen, sejarah gereja, teologi praktis, teologi Pentakostal, misi, pelayanan pastoral, maupun isu-isu teologis kontemporer harus ditulis dengan tanggung jawab akademik dan penghormatan terhadap komunitas Kristen.
Penulis harus menghindari penyajian yang menyesatkan terhadap Kitab Suci, tradisi teologis, denominasi, gereja, institusi, individu, maupun komunitas tertentu. Argumentasi teologis harus disampaikan secara kritis, santun, dan konstruktif.
Penelitian yang melibatkan pendeta, jemaat, mahasiswa, komunitas gereja, atau peserta pelayanan harus dilaksanakan secara etis dengan memperhatikan persetujuan partisipan, privasi, kerahasiaan, dan martabat manusia.
- Koreksi, Penarikan, dan Pencabutan Artikel
DIEGESIS: Jurnal Teologi berhak menerbitkan koreksi, penarikan, atau pencabutan artikel apabila ditemukan kesalahan serius, plagiarisme, publikasi ganda, manipulasi data, pelanggaran etika, atau bentuk pelanggaran akademik lainnya.
Seluruh proses koreksi dan pencabutan artikel akan dilakukan secara transparan sesuai dengan standar publikasi ilmiah yang berlaku.
- Tanggung Jawab Penerbit
Penerbit mendukung dewan editor dalam menjaga praktik publikasi yang etis dan melindungi integritas jurnal.
Penerbit tidak melakukan intervensi terhadap keputusan editorial dan berkomitmen memastikan bahwa DIEGESIS: Jurnal Teologi tetap menjadi wadah akademik yang kredibel bagi pengembangan teologi, pelayanan gereja, dan pemikiran Kristen.