MENGAFIRMASI INERANSI ALKITAB SEBAGAI SUMBER OTORITAS PENGAJARAN
DOI:
https://doi.org/10.46933/DGS.vol7i273-82Kata Kunci:
Ineransi, Keyakinan Alkitab, Inspirasi Roh KudusAbstrak
Keaslihan Alkitab menjadi perbincangan yang sejak lama dibahas. Kaum yang menolak keaslihan Alkitab menyatakan bahwa kepenulisan dan isi Alkitab tidak dapat dipertahankan. Kaum tersebut menggemakan ajarannya melalui tayangan youtube, penerbitan buku-buku, dan jurnal-jurnal. Dari segala bidang kelompok yang anti-Alkitab akan terus menggemakan keraguan terhadap keaslihan Alkitab. Penelitian ini bertujuan untuk mengafirmasi ineransi Alkitab sebagai kebenaran yang sahih dalam iman Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi literatur yang membahas mengenai etimologi, pengertian, teori dan konsep-konsep pendapat ahli yang dipakai untuk menganalisis mengenai Alkitab. Hasil penelitian menyatakan kebenaran Firman Tuhan dalam Alkitab itu sungguh benar tanpa ada sedikitpun kesalahan baik secara ineransi dan infalibilitas dalam Alkitab.
Unduhan
Referensi
Afrizal. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Rajawali Pers.
Budiyana, H. (2021). Ineransi Alkitab sebagai Dasar Kurikulum Pendididikan Kristen. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 231–248. https://doi.org/10.38189/jtbh.v3i2.92
Bwh. (2020). Ineransi dan Infalibilitas Alkitab. GKMI Semarang. https://semarang.gkmi.net/ineransi-dan-infalibilitas-alkitab/
Daniel Gandanegara. (2017). Apakah Alkitab Tidak Bisa Salah (Infalibilitas dan Ineransi Alkitab). Grii-Jogja.Org. http://www.grii-jogja.org/apakah-alkitab-tidak-bisa-salah-infalibilitas-dan-ineransi-alkitab/
Fitriyana, N. (2013). Infalibilitas Paus dalam Perspektif Gereja Roma Katholik. Intizar, 19(1), 103–128.
Guanga, C., Letak, P., Kurniawan, N., Chilianha, J., Palulungan, Y. P., Sampul, G., & Abimanyu, L. I. (2008). Anda Bertanya? Alkitab Menjawab. Seminari Alkitab Asia Tenggara, Malang.
Heny. (2019). Studi Historikal Paham- Paham Yang Mempengaruhi Penulisan Teks Septuaginta dan Teks Masoretik Sebagai Acuan Apologetika Masa kini.
Matalu, M. Y. (2017). Dogmatika Kristen: Dari perspektif reformed. Gerakan Kebangunan Kristen Reformed.
Sadono, S. (2006). Infalibilitas Alkitab Dasar Pendidikan Kristen. STT Baptis Indonesia Semarang.
Sukono, D. (2019). Alkitab: Penyataan Allah Yang Diilhamkan. PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 15(1), 28–34.
Suryabrata. (2019). Metodologi Penelitian. Rajawali Pers.
Wardhani, L. P. K., & Jayanthi, E. R. (2021). Doktrin Ineransi Alkitab Menangkal Demitologi Dalam Pengajaran Bagi Orang kristen Pada Masa Kini. Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika, 3(2), 115–126.
Wicaksono, A. (2018). Pandangan Kekristenan Tentang Higher Criticism. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(1), 115–131.
Wijaya, R. K. (2015). Alkitab Adalah Firman Allah Yang Tanpa Salah. RHEMA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(2).
Yunianto, H. R., & Rohayani, H. (2021). Alkitab Sebagai Buku Pegangan Orang Kristen (Ketidakbersalahan Alkitab). Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 4(1), 141–158.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




