MEMAHAMI PENDERITAAN DALAM 1 PETRUS 4:12-19 DAN IMPLIKASINYA DENGAN SITUASI PANDEMI COVID-19

Penulis

  • Enjelia Marthen Sekolah Tinggi Teologi Injil Bhakti Caraka Batam
  • Dicky Dominggus Sekolah Tinggi Teologi Injil Bhakti Caraka Batam

DOI:

https://doi.org/10.46933/DGS.vol6i120-35

Kata Kunci:

penderitaan, 1 Petrus 4:12-19

Abstrak

Abstrak

Penderitaan merupakan sesuatu yang menjadi bagian dalam kehidupan manusia. Artinya semua orang pasti mengalami penderitaan. Penderitaan yang dimaksud bisa dalam berbagai macam seperti sakit penyakit, kesusahan ekonomi, diskriminasi, tekanan psikologi dan lainnya. Petrus menuliskan penderitaan di dalam teks 1 Petrus 4:12-19. Di dalam teks ini, Petrus sedang mendorong jemaat agar bertahan dalam penderitaan yang dialami. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan historikal gramatikal. Dalam penelitian ini, dilakukan penelitian teks 1 Petrus 4:12-19 untuk menemukan makna mula-mula penderitaan yang dimaksudkan oleh Petrus. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penderitaan yang dimaksudkan oleh Petrus merupakan penderitaan karena iman kepada Kristus. Dengan demikian, penting bagi orang percaya pada masa kini untuk dapat memahami penderitaan dengan benar sebagai sesuatu yang wajar dihadapi manusia dan berada dalam kedaulatan Allah.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Barclay, W. (1983). William Barclay, Pemahaman Alkitab Setiap Hari: Surat Yakobus, 1 dan 2 Petrus. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Charles F Pfeiffer dan Everett F Harrison. (2008). The Wyclife Bible Commentary. Malang: Gandum Mas.

Dewantara, A. W. (2020). Manusia Beragama Memahami Penderitaan. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 14-25.

Dominggus, D. (2020). Keuddukan Kristus Dalam Penciptaan Menurut Kolose 1:15-20 . Religi: Jurnal Studi Agama-agama, 42-63.

Dominggus, D. (2020). Makna Dosa Menghujat Roh Kudus. Veritas Lux Mea: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 71-79.

Fee, G. D. (1988). New International Biblical Commentary: 1 and 2 Thimoty, Titus. Peabody: Hendrikson Publisher.

Ferguson, S. B. (2005). Kotbah di Bukit. Surabaya: Momentum.

Gunning, J. J. (2001). Tafsiran Alkitab: Surat Galatia. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Guthrie, D. (1974). Tafsiran Alkitab Masa kini Vol 3: Matius-Wahyu. Jakarta: Yayasan Bina Kasih.

Harun, M. (2016). Matius: Injil Segala Bangsa. Yogyakarta: Kanisius.

Henry, M. (2015). Surat Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1 dan 2 Tesalonika, 1 dan 2 Timotius, Titus dan Filemon. Surabaya: Momentum.

Jonhston, W. B. (1963). Calvin's Commentaries: The Epistle of Paul Then Apostle to the Hebrews and The First and Second Epistles of St Peter. Edinburg: The Saint Andrew Press.

Kalis Stevanus dan Stefanus M Marbun. (2019). Memaknai Kisah Ayub Sebagai Refleksi Iman Dalam Menghadapi Penderitaan. Logia: Jurnal Teologi Pentakosta, 25-43.

Kelly, B. H. (1963). The Layman's Bible Commentary: 1 and 2 Thessalonians, 1 and 2 Timothy, Titus, Philemon. Louiseville: John Knox Press.

Ladd, G. E. (2014). A Theology of The New Testament. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.

Lee, W. (1957). Pelajaran Hayat Markus. Surabaya: Yayasan Perpustakaan Injil.

Mills, D. H. (2015). Seni Mendengarkan: Bagaimana Berada Dalam Kehendak Allah Yang Sempurna. Indonesia: Rumah Perkamen.

Nielsen, J. T. (2009). Tafsiran Alkitab: Kitab Injil Matius 23-28. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Philip J King dan L E Strager. (2012). Kehidupan Orang Israel Alkitabiah. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Pranoto, D. S. (2018). Tinjauan Teologis Konsep Bangsa Israel Tentang Kematian. Bengkulu: Lingkar Barat.

Sara L Sapan dan Dicky Dominggus. (2020). Tanggung Jawab Penggembalaan Berdasarkan Perspektif 1 Petrus 5:1-4. Jurnal Teologi Amreta, 124-145.

Sihombing, W. F. (2019). Penderitaan Orang Percaya Dalam Surat 1 Petrus. Kerugma: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 142-151.

Stevanus, K. (2019). Kesadaran Akan Alah Melalui Penderitaan Berdasarkan Ayub 1-2. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 111-134.

Sutanto, H. (2014). Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia dan Konkordansi Perjanjian baru (PBIK) Jilid 2. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.

Tenney, M. C. (2003). Survei Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas.

Warren, R. (2005). The Purpose Driven Life. Malang: Gandum Mas.

Wenham, J. W. (1987). Bahasa Yunani Koine. Malang: SAAT.

Zaluchu, S. E. (2017). Penderitaan Kristus Sebagai Wujud Solidaritas Allah Kepada Manusia. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 61-74.

Unduhan

Diterbitkan

2021-02-28

Cara Mengutip

MEMAHAMI PENDERITAAN DALAM 1 PETRUS 4:12-19 DAN IMPLIKASINYA DENGAN SITUASI PANDEMI COVID-19. (2021). Diegesis : Jurnal Teologi, 6(1), 20-35. https://doi.org/10.46933/DGS.vol6i120-35