THE TRINITARIAN REFLECTION ON THE PRIMACY OF GOD THE FATHER

Isi Artikel Utama

Samuel Andri

Abstrak

Artikel ini mempertimbangkan kembali konsep Kristen Timur tentang Keutamaan atau Monarki Allah Bapa, yang sering dianggap tidak relevan dan merusak dalam banyak refleksi Trinitarian modern. Bagi beberapa teolog Trinitarian modern, gagasan hierarkis yang berasal dari gagasan Keutamaan Tuhan Bapa sepenuhnya bertentangan dengan konsep perichoresis, yang menumbangkan segala bentuk hierarki. Dengan menggunakan St. Gregorius dari Orasi Teologis Nazianzus, penulis, bagaimanapun, menyatakan bahwa Keutamaan Tuhan Bapa harus dilestarikan, justru karena itu memberikan landasan bagi perichoresis ilahi agar konsisten dengan penegasan monoteistik Kristen.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip

THE TRINITARIAN REFLECTION ON THE PRIMACY OF GOD THE FATHER. (2019). Diegesis : Jurnal Teologi, 4(1), 50-57. https://doi.org/10.46933/DGS.vol3i250-57

Referensi